Hujan mengguyur kotaku dari tengah malam sampai pagi, suasana pagi ini sangat dingin sekali dengan malas aku bangun dan menuju kamar mandi kubasahi badanku walaupun cuaca dingin banget, waktu menunjukan masih pukul setengah lima pagi, bergegas aku mandi dan cepat aku menjalankan kewajibanku menghadap kepada sang pencipta, aku minta ridhonya agar semua yang aku kerjakan hari ini mendapat berkah dariNya.
Setelah beres segala sesuatunya aku nyalakan Televisi dikamarku, dan masih terlihat berita-berita seputar Aceh, kemudian aku lihat jam waktu menujukan pukul lima lewat seperempat, aku cepat-cepat keluar untuk pergi memburu kereta, hehehehe kaya pemburu aja yach.
Didalam angkutan yang akan mengantarku ke stasiun aku lihat seorang gadis sedang duduk dengan tenangnya sambil matanya menatap keluar, tak tahu apa yang ada dipikirannya yang jelas kalau dilihat lagi bengong gitu, cakep juga yac, hehehehehe, kumat dech.
Sesampainya distasiun kulihat antrian loket agak panjang aku terpaksa ikut ngantri juga, dan mataku terpaku pada seorang gadis yang tadi diangkutan umum itu sedang ngantri juga dan aku tak ambil peduli karena aku harus dapat duduk karena hari ini merupakan hari senin yang tentu saya sangat penuh sekali, aku bergegas naik kedalam kereta dan menuju gerbong yang terdepan dan aku langsung duduk ditempat biasa yang selalu aku duduki, kebetulan aku selalu duduk ditempat biasa jika belum kedudukan sama orang.
Aku duduk sambil membaca koran pagi ini yang baru aku beli tadi pagi, halaman demi halaman aku baca, dan ketika akan menutup halaman terakhir terdengar suara lembut disebelahku menegurku sambil mengomentari isi dari koran yang aku baca, aku tolehkan wajahku dan aku kaget ternyata pemilik suara itu adalah gadis yang tadi ada diangkutan umum, kemudian aku terlibat pembicaraan yang lumayan seru dan dengan terpaksa menunda jatah tidurku dikereta untuk menemani sang gadis tadi, ah ternyata gadis itu begitu lincah dalam bicara dan aih ternyata cantik juga tuh gadis itu dan pengetahuannya sangat luas sekali sambil diiringi dengan tertawa dia bercerita panjang lebar, tak terasa kereta telah sampai pada tempat tujuanku, aku pamit pada gadis tadi , krn tidak sama turunnya denganku sambil dan mengembalikan koran yang dipinjam tadi.
sepanjang jalan menuju tempat aktivitasku aku pingin cepat sekali sampai kantor , akhirnya aku sampai juga dikantorku, aku duduk untuk istirahat sambil menyalakan komputerku
sambil menunggu aku membuka koran yang tadi aku baca, aku kaget karena ada yang terjatuh dari dalam koran itu yang ternyata sebuah kartu nama, dan dibelakang kartu itu ada pesan untukku utk menelpon kepada pemilik kartu itu, akhirnya aku beranikan untuk telepon kesana, dan ternyata gadis itu juga sedang menunggu telepon dariku (wah geer nich gue,hehehe), akhirnya aku terlibat obrolan kesana sini dan diakhiri dengan untuk ketemu kembali sepulangnya dari kantor dan dia berjanji untuk menunggu di stasiun yang aku naikin, hehehehe wah alamat cilok nich (cinta lokasi red,), aku sudah tidak sabar untuk menunggu waktu pulang, dan waktu itu datang juga, aku bergegas ke stasiun lebih awal karena tidak enak kalau terlambat, ternyata sesampainya disana dia sudah duduk menunggu, aku setengah berlari menghampirinya dan eit aku menginjak lantai basah dan terpelanting aduh, aku ditepuk sama temenku, ternyata aku sudah sampai didukuh atas wuih oh mygood ternyata aku tadi mimpi yach?, dan tidak ada gadis,sekarang juga mau berangkat kerja bukan pulang kerja , wah aku ternyata aku telah masuk kedalam bawah sadarku yang ternyata mimpi itu indah yach, heheheheehe, wuah udah ah cape nulisnya , habis bete nich, nanti nyambung lagi yach.....bye
No comments:
Post a Comment