Thursday, January 20, 2005

Manusia -manusia dilantai 2

Woi sore yg menyebalkan , bayangkan setelah sampai di stasiun, ternyata kereta yang aku tunggu tak muncul-muncul, operator kereta ngoceh melulu dengan alasan-alasan yang membuat tambah keki seluruh penumpang kereta waktu itu, aku berdiri menunggu karena aku lihat tidak ada satupun bangku untuk penumpang yg kosong, karena hampir semua bangku terisi sama pedagang , sehingga penumpang yang menunggu kereta berdiri, gak tahu nich manajemennya yang salah atau memang proyek cari untung saja, Waktu menunjukan sudah agak senja, tak lama kereta muncul dan kulihat betapa padatnya, sore itu sengaja aku mencoba naik krl eko, dan ternyata padatnya bukan main, btw, kereta berhenti dan seluruh penumpang ada yang turun dan naik tak teratur, sehingga seperti orang yang sedang mengadu kekuatan, yang didalam mencoba mendorong keluar sementara yang diluar berusaha untuk kedalam, sungguh pemandangan yang klasik tiap sore, aku sendiri berusaha merangsek masuk dengan dorongan dari luar sehingga aku bisa masuk, kedalam, wuih sesampainya didalam suasana sangat hiruk pikuk sekali, persis suasan pasar, ada teriakan pedagang ada teriakan penumpang dan lain sebagainya, tetapi yang lebih seru lagi adalah teriakan-teriakan penumpang lantai dua alias yang nongkrong di atap gerbong, mereka adalah penghuni-penghuni lantai dua.......bersambung

No comments: