"Deuh yang udah punya doi ", dia menghentikan langkahnya dan menatapku sambil tersenyum , sore itu dikampus begitu ramai , memang cuaca hari itu begitu cerah , sehingga banyak mahasiswa yang menghabiskan waktunya dikampus, gadis yang aku sapa tadi menghampiriku , dia berkata "Ada apa sich , kok iseng saja sich?" ujarnya, sambil matanya menatap tajam kearahku, aku hanya tersenyum membalas tatapannya, kemudian dia duduk disampingku sambil menanyakan , apakah ada acara aku hari ini, aku menggeleng pelan, di terdiam sambil matanya menatap lapangan basket yang ramai, kemudian dia mengajak aku kekantin yang tidak jauh dari tempatku duduk , sambil minum and makan dikantin ,sambil sesekali diselingi berncanda, aku perhatikan wajahnya , dan ah ternyata cantik juga wanita yang sedang denganku itu, hehehehe, ngaco dech pikiranku, udah tahu dia sudah ada yang punya masih ditaksir juga, bangun man, hehehehe.
Suara lembut menggugah lamunanku, oh ternyata dia mengajak untuk pulang dan bosen dikantin terus ujarnya. akhirnya aku menurut saja apa katanya, aku berjalan beriringan , dan akhirnya aku sampai digerbang kampus, dia pamit pulang, tapi sebelum pulang dia berpesan untuk datang malam itu kerumahnya , aku tertegun dan tak enakn hati ,karena selama ini yang aku tahu dia sudah ada doinya, untuk menyenangkan hatinya aku mengangguk kecil, dan dia tersenyum terlihat sekali dirona wajahnya ada bias kegembiraan, dia melambaikan tangannya sambil masuk kedalam mobilnya, aku berdiri terpaku ,sambil mobilnya hilang dari pandangku.
Aku kembali kehalaman parkir motor, dan langsung memacu motorku menuju rumah, sambil pikiranku masih dipenuhi pertanyaan-pertanyaan, aku masukan motorku dalam garasi, lega rasanya telah sampai dirumah, aku langsung masuk kamar and merebahkan diri dilantai kamar, sambil pikiranku menerawang mengingat kembali ajakan tadi siang, hampir tidak percaya gadis cantik dan mungkin menjadi incaran pria dikampus mengajak aku untuk datang kerumahnya , panggilan keras ibuku membuyarkan lamunanku aku bergegas bangun sambil menghampiri ibuku, beliau menyerahkan telepon kearahku, terdengar suara lembut dari seberang sana dan ah ternyata gadis yang barusan aku lamunkan ternyata meneloponku, aku sempat tergagap dan berusaha untuk tenang, sambil berbasa-basi dia
menutup pembicaraan dengan menegaskan bahwa aku diminta untuk datang kerumahnya nanti malam. Aku bilang setuju dan akan datang, akut tutup telepon sambil bersiul aku pergi kemar mandi karena waktu telah masuk shalat Ashar,......................bersambung ye
No comments:
Post a Comment