Friday, June 24, 2005



kenapa ya?, itulah kata-kata yang ingin aku katakan pada diriku sendiri, ya kenapa karena aku sakarang mengalami kemunduran dalam hal studi , ya studi yang seharusnya aku kejar dan sudah aku buat target ternyata banyak sekali hambatannya, hambatan yang aku buat sendiri, yang tidak seharusnya aku membuat itu, ya tapi sekarang ini kenapa pikiranku buntu untuk memulai lagi susah konsentrasi dan sangat sulit sekali untuk berkekspresi, semangatku seakan pudar dengan persoalan-persoalan yang kadang aku juga tidak mengerti, ya memang semua itu aku yang jalani.
butuh teman bicara?, mungkin juga aku butuh teman yang mau sharing dan memberi masukan kepadaku akan semua hal yang aku hadapi sekarang ini, ya disaat aku butuh energi lebih untuk menyelesaikan studi, ada saja masalah pribadi yang berefek sangat lumayan besar kehidupan nanti, tapi ya bagaimanapun sesuatu itu pasti akan terjadi, ya aku sadari sekarang aku sendiri, aku hanya punya Tuhan yang mau mendengar segala keluh kesahku, tapi ya aku malu sama Tuhan ,karena aku merasa kenapa disaat ada kesedihan baru aku berbagi denganNya tapi ketika aku menemukan kebahagian malah aku tidak membaginya, Tuhan bagiku adalah sesuatu yang sangat mengerti aku , dan semenjak kedua orang tuaku telah diambil olehNya tidak ada lagi yang mau mendengarkan keluh-kesahku, kadang aku sangat kangen banget sama beliau, Ya ini realita yang aku harus hadapi, aku tidak bisa terus bermimpi, aku harus dapat mengisi sisa hidupku , ya aku harus bisa menyelesaikannya sendiri, ya Tuhan aku tahu diriku sedang dicoba olehMu, tapi mudah-mudahan aku dapat kuat menghadapi semua cobaanMu, aku tahu tidak ada yang dapat menyayangi diriku selain diriMu dan aku sendiri, tidak ada yang memperhatikanku , selain diriMu dan aku sendiri, mudah-mudahan Tuhan dapat memberikan jalan keluar yang terbaik buatku, hanya Kamu ya Tuhan yang tahu segala rasa dan asa yang didalam hatiku, aku sadar semua itu salahku yang kadang aku mengabaikanMu , ya Tuhan bimbing aku dan awasi aku serta ingatkan aku jika aku lepas dari ajaranMu. Amien.

2 comments:

Beti said...

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu,yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
(QS 14:1-8)

Yani said...

Pak imat pasti bisa meraih semuanya. Pesan saya, pergunakan jalan yang baik. Kita sama-sama belajar meraih sesuatu tanpa membuat orang lain tersisihkan harga dirinya. Ah...ngaco ya komentarnya. Gpp kan? Moga berhasil.